Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Langkah Elegan Menuju Sinergi Pendidikan : Kepala MAN Kota Sawahlunto Tandatangani MoU dengan UIN Mahmud Yunus Batusangkar

SAWAHLUNTO, (Humas) 8 November 2025 Di ruang kerja Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto menjadi saksi bisu atas sebuah peristiwa bersejarah di dunia pendidikan.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro dengan didampingi Kepala Urusan Tata Usaha Yurmaini dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum Oky Loly Weny, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, yang pada kesempatan itu diwakili oleh Irman.

Perjanjian kerja sama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan jembatan emas yang menghubungkan semangat akademik dua institusi. Melalui MoU ini, kedua pihak berkomitmen untuk mempererat hubungan dalam bidang pengembangan kurikulum, penelitian pendidikan, pelatihan guru, serta peningkatan mutu pembelajaran Islami.

Dalam sambutannya, Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro menyampaikan rasa syukur dan optimisme yang mendalam,“Kami percaya, pendidikan adalah ladang amal yang tak pernah kering. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap dapat menanam benih ilmu yang kelak tumbuh menjadi pohon keberkahan bagi generasi muda Sawahlunto.”

Sementara itu, Irman selaku perwakilan UIN Mahmud Yunus Batusangkar menegaskan bahwa sinergi ini adalah bagian dari visi universitas dalam memperluas jejaring akademik hingga ke madrasah-madrasah unggul di daerah.

“Madrasah adalah benteng awal pembentukan karakter Islam yang moderat dan berilmu. Kami ingin hadir bukan sekadar sebagai mitra, tapi juga sahabat dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih bermartabat,” ujar Dafril dengan nada penuh semangat.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas akademik MAN Kota Sawahlunto, tetapi juga membuka jalan bagi siswa dan guru untuk menjalin relasi ilmiah dengan dunia kampus, serta menciptakan ruang pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan.

Di balik peristiwa itu, terukir harapan besar bahwa setiap lembar kesepakatan adalah awal dari perjalanan panjang menuju kemajuan. Pendidikan, pada akhirnya, bukan sekadar tentang belajar melainkan tentang menyalakan cahaya di tengah zaman yang kian menuntut kebijaksanaan.

Komtributor : Nofri Hendra

Editor : DTB