LANGKAH
Oleh Yusuf Achmad
–
Ketika langkah bergerak
Ke depan bukan ke belakang
Tangan menegurnya
Ke sana lurus
Jari telunjuk menujuk
Kaki ikut patuh
Didengarnya lantunan kitab suci sayup-sayup
Masih ada suara Tuhan
Mata melotot tajam
Apa kamu pikir semua orang takut, pengecut, dan kecut
Karena wabah terus mengerucut
Tak hirau
Ia terus menerus melangkah
Jalan tak lagi lurus mulus
Mata kaki melihat tiga sosok
Sosok si yakin seyakin-yakinnya
Sosok yakin seragu-ragunya
Sosok setidak ragu setidak-yakin
Sosok dijalan berwabah mewabah
Mata batin berbisik, siapakah sosokku?
Adakah yakinmu tembus pada-Ku
Tanya mata hati sepi sendiri