Lepas Duta OBA ke Tingkat Provinsi : Kepala MAN Sawahlunto Berikan Suntikan Semangat Kompetisi
SAWAHLUNTO, 22 Agustus 2025 Dalam suasana Jumat pagi yang diselimuti semangat dan harapan, halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto menjadi saksi atas sebuah momen bersejarah pelepasan M. Abdurrohim, siswa berprestasi yang akan mewakili MAN Kota Sawahlunto dan Kota Sawahlunto dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan dilaksanakan tanggal 23 Agustus 2025
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro , dengan penuh kebanggaan dan haru, memimpin langsung upacara pelepasan yang berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Dafril menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya milik individu, tetapi juga buah dari kerja keras seluruh Civitas keluarga besar MAN Kota Sawahlunto.
“Abdulrohim adalah cermin dari semangat keilmuan yang tak lekang oleh zaman. Bahasa Arab bukan hanya bahasa kitab, tapi juga jembatan menuju peradaban. Semoga langkahnya diridhai Allah dan membawa harum nama madrasah kita di tingkat provinsi,” ujar Dafril, diiringi tepuk tangan dari para guru, Tenaga Kependidikan dan siswa yang hadir. Selanjutnya Dafril menyampaikan meminta Support dan Doa dari siswa dan siswi MAN kota Sawahlunto agar Abdurrahim di berikan kekuatan dan kemudahan dalam berlomba di tingkat provinsi nanti.
M. Abdurrohim, siswa kelas XI Fase F2 yang dikenal tekun, terhadap bahasa Arab, tidak hanya sebagai mata pelajaran, tetapi sebagai warisan budaya dan sarana pemahaman keagamaan yang mendalam.
Dengan bimbingan intensif dari guru pembimbing Zulfitriadi serta dukungan penuh Kepala Tata Usaha Yurmaini, wakil kepala bidang Kurikulum Oky Loly Weny, Wakil kesiswaan Syafri Ervandi dan seluruh civitas MAN Kota Sawahlunto. Abdurrohim telah melewati berbagai tahapan seleksi di tingkat Madrasah , tingkat kota dengan nilai nyaris sempurna. Kini, ia akan bersaing dengan para peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
MAN Kota Sawahlunto, yang dalam beberapa tahun terakhir terus menorehkan prestasi di berbagai bidang, menjadikan keberangkatan Abdurrohim sebagai simbol bahwa MAN Kota Sawahlunto bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter, logika, dan budaya literasi.