RD Ponsianus Ongirwalu: Misa Pagi dan Kasih yang Dibagikan untuk Anak-Anak Hebat
Oleh : joko
Dari Altar ke Hati: Misa Pagi Bersama RD Ponsianus dan Cinta untuk Generasi Masa Depan
“Ibadah, syukur, dan cinta kasih berpadu dalam momen sederhana, namun sarat makna di Paroki Hati Kudus Yesus, Olilit Barat.”
http://suaraanaknegerinews.com | Sabtu, 23 Agustus 2025, sinar mentari perlahan menembus jendela Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) di Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Di altar sederhana namun khidmat itu, RD Ponsianus Ongirwalu memimpin Misa Pagi dengan penuh penghayatan. Jemaat berkumpul, menyatukan doa, memohon berkat, dan mengucap syukur.
Dalam homilinya, Pastor Ponsianus menyampaikan pesan penuh makna:
“Hidup mengajarkan kita untuk bersyukur di pagi hari. Bekerja keras di siang hari. Beristirahat dan mengambil hikmah di sore hari dan malam hari. Tuhan tahu perjuanganmu selama ini. Tuhan tahu betapa penat dan lelah darimu serta berkurangnya jatah santaimu. Namun, ikhlas dan tuluslah dalam menjalani semuanya. Karena hanya Dialah yang mengetahui apa yang engkau inginkan. Bersabarlah meniti hari-hari dengan tetap semangat dan tersenyum.”
Kata-kata itu bagaikan embun penyejuk, membangunkan hati jemaat untuk kembali percaya pada rencana Tuhan yang indah.
Novena dan Kasih yang Diberikan
Misa pagi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Novena Bunda Maria Penolong Abadi. Usai perayaan, kebersamaan tidak berhenti di altar. Gereja HKY melanjutkan dengan “HKY Pung Carita di Akhir Pekan” — sebuah kegiatan berbagi kasih.
Anak-anak yang selama ini dikenal sebagai “Anak-Anak Hebat” — mereka yang rajin mengikuti misa pagi dengan penuh semangat — menerima bingkisan penuh cinta dari para donatur.
Ada buku tulis, pena, hingga seragam sekolah. Bagi sebagian orang mungkin sederhana, namun bagi anak-anak ini, hadiah tersebut adalah harta berharga yang menjadi penyemangat baru.
“Banyak terima kasih untuk para donatur, keluarga-keluarga kudus yang sudah membantu kami. Doa kami untuk kalian semua. Semoga kami tetap semangat belajar untuk menggapai cita-cita kami… MERDEKA,” ungkap perwakilan anak-anak dengan mata berbinar.
Doa dan Harapan yang Terus Hidup
Kebersamaan di bawah naungan Gereja HKY sore itu bukan sekadar berbagi materi, melainkan berbagi kasih, doa, dan pengharapan. Dalam sapaan sederhana, terdengar lantunan kata penuh damai:
“SYALOM. SALVE. KIDABELA. UBILAA NORANG ITA.”
Sebuah salam yang mempersatukan, menguatkan, dan mengingatkan semua orang bahwa di balik keterbatasan, selalu ada cahaya cinta kasih yang menyinari langkah-langkah menuju masa depan.