Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Malewakan Gala Sako Minangkabau Datuk Penghulu Kaum Suku Koto, Dr. dr. Rahyussalim Datuak Bagindo Nan Kuniang

Laporan: Tb Mhd Arief Hendrawan

PADANG, Suaraanaknegerinews.com, – Dokter spesialis orthopedi, Dr. dr. Rahyussalim, Sp.OT(K),Subsp.O.T.B Datuak Bagindo Nan Kuniang akan dilewakan sebagai Datuak Penghulu Kaum Suku Koto dalam prosesi adat Gala Sako, di Aula Gedung Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Jalan KH Ahmad Dahlan No. 17, kota Padang, Sabtu (22/11/2025).

Prosesi sakral malewakan Gala Sako yang akan diselenggarakan di Aula Gd. LKAAM Sumbar sebagai bentuk pengukuhan pemangku adat baru yang akan memimpin dan membina kaum suku Koto serta kemenakan berdasarkan falsafah “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”.

Dr. dr. Rahyussalim, yang kini menyandang gelar kehormatan Datuak Bagindo Nan Kuniang, dikenal tidak hanya sebagai tenaga medis profesional, tetapi juga tokoh yang aktif melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau.

Pengangkatannya menjadi Datuak Penghulu Kaum Suku Koto menandai komitmennya untuk menjembatani dunia modern dan tradisi leluhur.

Dalam konfrensi pers di kantor LKAAM Sumbar, Arfa Kasni MS.SP.MMP.C.Med. Dt.Tumangguang selaku Ketua penyelenggara menyampaikan apresiasi tinggi atas keberlangsungan tradisi adat yang tetap hidup di tengah masyarakat.

Ia berharap Datuak Bagindo Nan Kuniang dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun provinsi Sumatera Barat, baik dari sisi sosial, budaya, maupun pembangunan ekonomi dan kesehatan masyarakat.

“Adat bukan hanya simbol, tapi fondasi moral dan sosial masyarakat Minang. Kami yakin Datuak Bagindo Nan Kuniang bisa menjadi penjaga nilai itu sekaligus penggerak kemajuan nagari,” ujar Dt.Tumangguang.

Acara malewakan gala sako Minangkabau yang akan berlangsung pada hari Sabtu 22/11 akan dihadiri tokoh adat, ninik mamak, perantau, serta unsur pemerintahan nagari dan kecamatan.

“Prosesi Malewakan Gala merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem kekerabatan matrilineal Minangkabau, di mana seorang datuak dipilih bukan karena kekayaan, melainkan karena kebijaksanaan, integritas, dan kontribusinya bagi kaum,”ujar Dt.Tumangguang.

Mengenal Sosok Dokter Spesialis Orthopedi Datuak Pangulu Kaum Suku Koto Kenagarian Saniang Baka

Selanjutnya Arfa Kasni Dt.Tumangguang menjelaskan riwayat singkat tentang Dr.dr. Rahyussalim, SpOT(K), Subsp.O.T.B seorang Dosen sekaligus Dokter Orthopaedi dan Traumatologi Subspesialis Tulang Belakang di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia-Rumah Sakit Umum Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia.

Ia memperoleh gelar Dokter Umum, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Dokter Subspesialis Tulang Belakang serta Doktor Ilmu Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dokter Rahyussalim bukanlah sosok baru dijajaran Dekanat FKUI. Sebelum dilantik menjadi Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan Program Dokter Spesialis dan Subspesialis FKUI, dokter Rahyussalim adalah Koordinator Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 dan Spesialis-2 FKUI.

Saat ini, kata Dt.Tumangguang, dokter Rahyussalim juga aktif mengajar dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam bidang ilmu orthopaedi dan traumatologi di Departemen Ilmu Bedah FKUI-RSCM. Dalam bidang penelitian, telah banyak karya dan prestasi yang dicetak oleh dokter Rahyussalim.

“Prestasi dokter Rahyussalim diantaranya memegang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas software Subroto Angle Aid versi 1.0, yaitu software komputer yang dapat digunakan untuk mengukur sudut kemiringan dan rotasi pada pemasangan alat fiksasi skoliosis pada tulang belakang dengan pengukuran yang sangat akurat dan mudah digunakan,”kata Dt.Tumangguang.

Dr.dr. Rahyussalim, SpOT (K) berhasil meraih gelar Doktor dari FKUI setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul Transplantasi Sel Punca Mesenkimal Pada Defek Spondilitis Tuberkulosis : Pengaruh Terhadap Perbaikan Pembentukan Tulang Baru dan Eradikasi Infeksi Pada Model Kelinci di hadapan tim penguji pada sidang promosi doktor yang berlangsung Senin (01/07) di Ruang Senat Akademik FKUI Kampus Salemba. Rahyussalim lulus dengan predikat Cumlaude.

Disertasi ini berhasil dipertanggungjawabkan di hadapan tim penguji hari itu yang diketuai oleh Prof. Dr. dr. Sarwono Waspadji, SpPD-KEMD dengan anggota penguji Prof. Dr. dr. Susworo, SpRad(K) ; Dr. dr. Ismail, SpOT(K) ; dr. Nuryati Chairani Siregar, SpPA, PhD ; dr. Adang Bachtiar, MPH, DSc; dan Dr. dr. Agus H. Rahim, SpOT, M.Epid, MH.Kes.

Disertasi Rahyussalim mempunyai tujuan untuk melihat pengaruh transplantasi sel punca mesenkimal pada penatalaksanaan spondilitis tuberculosis secara in vivo pada model hewan sebelum diaplikasikan pada manusia. Kelinci dipilih menjadi model karena ukuran korpus vertebratanya yang besar dan ultra struktur tulang korpus vertebrata kelinci memiliki karakteristik yang mirip dengan manusia.

Spondilitis tuberculosis adalah penyakit infeksi pada tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat mengakibatkan kerusakan korpus yang menimbulkan instabilitas tulang belakang dan gangguan struktur di sekitarnya. Selama ini upaya penatalaksanaan kasus spondilitis tuberculosis yang disertai kerusakan korpus dilakukan melalui pendekatan operatif.

Penelitian dilakukan dalam dua tahap yang melibatkan 36 ekor kelinci Selandia Baru putih. Dari hasil penelitian, transplantasi sel punca mesenkimal ke dalam defek lesi spondilitis tuberculosis meningkatkan eradikasi infeksi, terbentuknya tulang baru dan capaian fusi tulang belakang.

Namun, dalam penelitian ini, masih diperlukan penyempurnaan teknik transplantasi sel punca mesenkimal ke dalam defek vertebrata sehingga didapatkan kondisi yang optimal bagi diferensiasi sel punca mesenkimal secara in vivo sehingga diharapkan untuk kedepannya transplantasi sel punca mesenkimal dapat menjadi salah satu alternatif penyembuhan bagi penderita spondilitis tuberculosis.

Rahyussalim lulusan tahun 1989 SMA 3 Padang. Ia terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikasmantri (Ikatan Alumni SMAN 3) Padang saat Halalbihalal dan Musyawarah Besar (Mubes) tahun 2024 di Aula sekolah tersebut Jl. Gajah Mada Padang, Minggu (14/4).

Rahyussalim terpilih mengantikan H. Endre Saifoel Alumni angkatan “91” seorang politisi mantan anggota DPR RI dari dapil Sumatera Barat 1 periode (2014 – 2019)

Sejak diamanahkan memimpin PB Ikasmantri, Rahyussalim kerap terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti menyerahkan bantuan korban bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat tahun 2024 silam. Rahayu Salim punya kepedulian terhadap warga disekitar lingkungan sekolah SMA 3 Padang dengan memberikan THR lebaran bersama keluarga besar SMA 3 Padang

Rahyussalim pencetus gagasan penyelenggaraan lomba lari Blue Ocean Minang Run (Bom Run) di Padang Bom Run pertama digelar tahun 2024 ternyata mendapat respon positif dan antusias masyarakat.

Tahun 2025 Bom Run resmi ditetapkan menjadi kalender Iven Dinas Pariwisata Kota Padang yang akan digelar pada 20 April 2025. Rahyussalim mengatakan, selain wadah promosi pariwisata Sumatera Barat, Bom Run mempunyai plier effect terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumatera Barat, khususnya warga Kota Padang. (Tb Mhd Arief Hendrawan)