April 18, 2026

“MENAKAR DUNIA”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

lina menakar dunia

Ilustrasi "MENAKAR DUNIA": Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA). Sumber Gambar: Starcom Indonesia's Artworks No. 925-336 (Assisted by AI).

/1/

MENAKAR DUNIA

Puisi oleh Leni Marlina

[PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA]
★★★★★★★★★★★★★

Di ruang makan yang gemerlap,
orang-orang berpesta
di atas peta.
Mereka menakar dunia
dalam gram dan dolar,
memetik peradaban
seperti anggur.

Di luar jendela,
seorang anak meniup lilin
ulang tahunnya tanpa kue,
tanpa nyanyian.

Ia menatap langit—
apakah bintang juga lilin kecil
yang dinyalakan oleh seseorang
di meja yang lebih besar?

Victoria, AUSTRALIA, 2011

/2/

Nama yang Hilang di Hatimu

Puisi oleh Leni Marlina

[PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA]
★★★★★★★★★★★★★

Tanah ini,
penuh dengan,
nama teman yang hilang,
tapi di dalam,
dada seorang ibu,
semua nama berakar,
berdenyut.
Tak ada batu nisan di
hatinya,
hanya bisikan,
yang lebih nyaring,
dari sejarah.

Victoria, AUSTRALIA, 2011

/3/

Suara yang Hilang

Puisi oleh Leni Marlina

[PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA]
★★★★★★★★★★★★★

Kota ini adalah tugu.
Tugu ini adalah suara
yang hilang.
Suara yang hilang adalah kami.

Di sudut ingatan,
seseorang memanggil nama—
tapi tidak ada yang menjawab.

Barangkali ini bukan kota,
melainkan bayangan kota.
Barangkali ini bukan suara,
melainkan gema suara
yang pernah ada.

Seseorang pernah
berdiri di sini,
dan kini kami hanya,
membaca jejaknya.

Victoria, AUSTRALIA, 2011

/4/

Terus Berjalan

Puisi oleh Leni Marlina

[PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA]
★★★★★★★★★★★★★

Garis di peta hanyalah tinta,
tapi di bumi,
ia menjadi dinding,
menjadi laut,
menjadi celah di mana manusia
tidak lagi saling mengenali.

Namun, kita para sahabat,
terus berjalan.
Langkah kita bukan hanya gerak,
tetapi perlawanan terhadap
konsep garis

Di satu titik,
garis itu tidak lagi ada.
Di satu titik,
kitapun tidak lagi ada.
Hanya perjalanan yang
terus berjalan.

Victoria, AUSTRALIA, 2011

/5/

Menemukan Rumah

Puisi oleh Leni Marlina

[PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA]
★★★★★★★★★★★★★

Kami berjalan.
Jalan itu tidak ada.

Kami berbicara.
Kata-kata jatuh sebelum sampai.

Kami mencari rumah.
Tapi rumah adalah dinding tanpa pintu.

Kami mengetuk.
Tangan kami melewati udara.

Kami menunggu.
Tapi waktu sudah lama pergi.

Kami saling menatap.
Di dalam mata yang lain,
kami menemukan rumah.

Victoria, AUSTRALIA, 2011
——————————-

Biografi Singkat

Kumpulan puisi ini awalnya ditulis oleh Leni Marlina hanya sebagai hobi dan koleksi puisi pribadi tahun 2011, saat penulis menjalani masa awal program master of Writing and Literature di Australia, dengan beasiswa pemerintah Indonesia. Puisi tersebut direvisi kembali serta mulai dipublikasikan secara bertahap untuk pertama kalinya melalui media digital bulan Januari 2025.

Leni sampai saat ini merupakan anggota aktif Asosiasi Penulis Indonesia, SATU PENA cabang Sumatera Barat sejak berdiri tahun 2022; Komunitas Kreator Indonesia Era AI. Selain itu, ia juga merupakan anggota aktif Komunitas Penyair dan Penulis Sastra Internasional ACC di Shanghai, serta dipercaya sebagai Duta Puisi Indonesia untuk ACC Shanghai Huifeng International Literary Association. Leni pernah terlibat dalam Victoria’s Writer Association di Australia. Sejak tahun 2006, ia telah mengabdikan diri sebagai dosen di Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Leni Marlina telah mendirikan sekaligus mengetuai sejumlah kecil komunitas sosial, bahasa, sastra, literasi dengan platform digital meliputi:

1. World Children’s Literature Community (WCLC): https://shorturl.at/acFv1
2. Poetry-Pen International Community
3. PPIPM (Pondok Puisi Inspirasi Masyarakat), the Poetry Community of Indonesian Society’s Inspirations: https://shorturl.at/2eTSB; https://shorturl.at/tHjRI
4. Starcom Indonesia Community (Starmoonsun Edupreneur Community Indonesia):
https://rb.gy/5c1b02
5. Linguistic Talk Community
6. Literature Talk Community
7. Translation Practice Community
8. English Languange Learning, Literacy, Literary Community (EL4C)