Miliki ijin Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, Tuan Kim Bangun Fasilitas Pengolahan Ikan Di Tanimbar
Oleh : joko
–
http://suaraanaknegerimews.com | Saumlaki_ Tuan Kim (73) pemilik Perusahaan Perikanan PT. Mina Timur Indonesia didampingi Bendahara Perusahaan Nona Selvi (28) berbicara tentang berbagai hal terkait perusahaan dan aktivitasnya di Desa Ilngei, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sabtu (5/4/25).
Kepada media ini Tuan Kim mengungkapkan beberapa poin penting dari aktivitas perusahaan yang bergerak di bidang perikanan dan berencana untuk membangun dan merampungkan fasilitas pengolahan ikan.
Adapun perusahaan ini telah memiliki Rekomendasi/ perijinan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan serta telah melakukan prosesi adat dengan masyarakat lokal, sambung Tuan Kim.
“Menteri sudah kasih ijin, surat sudah keluar kita bangun jembatan dengan kapasitas labuh tambat kapal 30 GT”. Ungkapnya.
Mereka akan mempertimbangkan untuk membeli ikan dari masyarakat nelayan lokal dan juga dari luar daerah seperti Kepulauan Aru, Sulawesi Selatan dan Tenggara.
Perusahaan juga berencana untuk mempekerjakan sekitar 50-60 tenaga kerja, tergantung pada volume aktivitas perusahaan, kebutuhan dan pasokan ikan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi.
“Perkiraan kebutuhan tenaga kerja perusahaan tergantung volume aktivitas perusahaan bisa mencapai 50 sampai 60 tenaga kerja, bila pasokan ikan bisa 15 sampai 20 ton perhari, tentunya butuh banyak tenaga kerja”.ungkapnya.
Selain itu Perusahaan telah melakukan investasi yang cukup besar, mencapai puluhan milyar rupiah dan berharap dapat memberikan manfaat kepada masyarakat lokal, terutama nelayan, dengan membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Investasi perusahaan ini sudah menelan puluhan milyard, perusahaan juga bisa melihat peluang potensi masyarakat nelayan, jadi tak ada masalah”.tandasnya.
Mengakhiri pembicaraannya, Tuan Kim meminta dukungan dari media Nasional RRI dan media online suaraanaknegeri untuk membantu publikasi, edukasi dan menjaga keberimbangan berbagai persoalan yang berkaitan dengan perusahaan.
Mereka berharap dapat berkomunikasi dengan baik dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk menjaga keharmonisan dan kemajuan perusahaan.(jk)