Musda Golkar Biak Numfor: Konsolidasi Organisasi dan Target Tuntas Akhir Februari 2026
Laporan Paulus Lratmase
–
BIAK, suaraanaknegerinews.com| Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Biak Numfor digelar di Hotel Swissbell Biak, Senin (16/2/2026), dalam suasana penuh semangat konsolidasi dan komitmen pembaruan organisasi. Forum strategis ini menjadi momentum penting bagi kader untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan sebelumnya sekaligus menatap agenda politik dan pembangunan ke depan.
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda sebagai wujud tanggung jawab organisasi dan amanah partai. Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda rutin, tetapi ruang refleksi dan perencanaan strategis untuk memperkuat struktur, sumber daya manusia, serta arah program Partai Golkar di daerah.
“Melalui Musda ini, Partai Golkar mempersiapkan diri dari sisi organisasi, struktur SDM, serta berbagai program yang akan dijalankan ke depan,” ujar Markus.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan kader Partai Golkar, serta seluruh elemen partai politik yang selama ini memberikan dukungan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak mungkin berjalan optimal tanpa sinergi lintas partai dan dukungan masyarakat.
“Setelah satu tahun menjalankan tugas, kami sangat menghargai kontribusi dan nasihat dari para pimpinan partai politik yang telah membantu pelaksanaan program pemerintah daerah,” tambahnya.
Bupati berharap Musda kali ini mampu melahirkan rekomendasi terbaik dan figur pemimpin yang memiliki kapasitas serta integritas dalam menjawab tantangan pembangunan di Biak Numfor. Ia menegaskan bahwa hasil Musda diharapkan tidak hanya memperkuat internal partai, tetapi juga menjadi contoh bagi partai lain dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan produktif.
Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Golkar Provinsi Papua, Max Krey, menjelaskan bahwa Musda ini merupakan bagian dari agenda nasional Partai Golkar untuk melakukan konsolidasi kepemimpinan di seluruh daerah. Ia menyebutkan bahwa kepengurusan periode 2020–2025 perlu ditindaklanjuti dengan penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) sesuai arahan Tim Nasional Partai Golkar, sambil menunggu proses pemilihan definitif melalui Musda.
“Partai Golkar dari 38 provinsi di Indonesia telah mendapatkan target penyelesaian Musda hingga 28 Februari 2026,” ungkap Max Krey.
Ia menambahkan bahwa Ketua DPW Partai Golkar Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri, telah memberikan arahan tegas agar seluruh Musda di Papua dapat diselesaikan sesuai tenggat waktu yang ditetapkan. Konsolidasi ini, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan partai menghadapi dinamika politik dan pembangunan daerah.
Max Krey juga menyinggung bahwa pelaksanaan Musda di sejumlah kabupaten di Papua, termasuk Kabupaten Jayapura, telah berjalan dengan mempertimbangkan berbagai aspek organisatoris dan dinamika lokal. Ia mengapresiasi partisipasi seluruh kader dan pihak terkait yang telah menyukseskan agenda tersebut.
“Atas nama DPW Partai Golkar Provinsi Papua, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak terkait. Mari kita bersama-sama mendukung pemerintah daerah dalam membangun daerah yang lebih baik, dengan pembangunan inklusif yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Max Krey menyampaikan harapan agar Partai Golkar terus menjadi kekuatan politik yang konstruktif dalam mewujudkan Papua yang sejahtera dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
Musda Golkar Biak Numfor kali ini tak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum mempertegas komitmen partai dalam merawat demokrasi lokal, memperkuat kolaborasi politik, dan menghadirkan pembangunan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Biak Numfor.