Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

PADANG RANCAK AWARD: FADLY AMRAN TEKANKAN PENTINGNYA GOTONG ROYONG SEBAGAI NAFAS PEMBANGUNAN KOTA

Laporan: Tb Mhd Arief Hendrawan

Padang, Suaraanaknegerinews.com,- Lomba Padang Rancak Award kembali menjadi sorotan karena bukan hanya menghadirkan kompetisi kebersihan antar-RT, tetapi juga membawa pesan sosial yang kuat dari Wali Kota Padang, Fadly Amran. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan lingkungan di tingkat paling dasar, yaitu RT dan RW, Kamis 20/11/2025.

Tahun ini, kompetisi melibatkan 3.546 Ketua RT dari 11 kecamatan. Jumlah yang besar ini menunjukkan bahwa Padang Rancak Award tidak sekadar ajang lomba, melainkan sebuah gerakan kolektif yang menjangkau seluruh lini masyarakat. Melalui lomba tersebut, Pemko Padang berupaya menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang selama ini menjadi identitas Kota Padang.

Pelaksanaan lomba dibagi menjadi empat tahap penilaian, dimulai dari self-assessment melalui aplikasi Padang Mobile, kemudian verifikasi oleh perangkat kecamatan dan kelurahan, hingga penilaian lapangan yang melibatkan 300 mahasiswa dari Universitas Ekasakti (UNES) dan Akademi Akuntansi Indonesia (AAI). Para mahasiswa ini menjadi verifikator independen untuk memastikan penilaian berlangsung objektif, adil, dan transparan. Tahap akhir dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, jurnalis, dan pejabat pemerintah.

Dalam penjelasannya, Fadly Amran menekankan bahwa indikator lomba tidak hanya memotret aspek kebersihan, tetapi juga mengukur nilai gotong royong, kepemimpinan RT/RW, inovasi warga, serta konsistensi gerakan lingkungan. Menurutnya, kebersihan hanya dapat bertahan apabila ada rasa memiliki dan kolaborasi antarwarga.

“Semangat gotong royong adalah kekuatan terbesar masyarakat kita. Lewat Padang Rancak Award, kita ingin memperkuat budaya itu agar hidup kembali di tiap sudut kota,” ujarnya dalam beberapa kesempatan.

Padang Rancak Award juga memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai bagi RT, RW, serta Bank Sampah terbaik. Namun bagi Fadly, motivasi terbesar bukan sekadar hadiah, melainkan menciptakan lingkungan yang sehat, tertib, dan layak huni secara berkelanjutan.

Lebih jauh, ia berharap gerakan besar ini dapat menjadi pondasi kuat bagi Kota Padang dalam meraih Piala Adipura, sebagai simbol keberhasilan kota dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Dengan keterlibatan warga, akademisi, dan pemerintah dalam satu energi bersama, ia optimis perubahan nyata dapat diwujudkan.

Melalui Padang Rancak Award, Kota Padang tidak hanya menata lingkungan, tetapi juga menata kembali budaya sosial yang menjadi kekuatan daerah: gotong royong. Sebuah nilai yang kini kembali mendapatkan panggungnya.