PASANG MATAMU TAK LAGI TERBUKA
Oleh Yusuf Achmad
–
Untuk Aris Setiawan, sahabatku,
(Guru seni budaya, wafat 19-7-2020)
Para mata tanpa berkedip
Kosong, penuh kenangan
Sepasang mata menjerit,”Terlalu cepat.”
Berpasang-pasang mata penuh warna putih sedikit hitam
Menyisakan penyesalan, kesedihan teramat dalam
Sementara beberapa lainnya, bagai kedipan kamera atau Hp
Menimbulkan bayangan beraneka gambar
Wajahmu, gerak gemulai jemari senada
Ketukan gong dan not piano berjingkrak-jingkrak
Senyum, gurauan tak kan pudar lagumu
Mengiring maju petuah, jasamu
Tuk penerusmu meski ada sisa janji belum terbayar
Pasang mataku selalu ingat semua itu
Bahkan lebih hanya sekadar semua itu
Pasang mataku memancarkan gerimis
Mengantar kepergianmu
Meski namamu menempel setiap pasang mata kawan, sahabatmu
Pasang matamu menyinari berpasang-pasang mata kami
Meski matamu tak lagi terbuka seperti waktu itu
Menuju waktu menatap kekasihmu
Teduh tatapmu dalam pelukan kekasih
19-7-2020