Pastor Pius Heljanan MSC: Jangan Jual Iman Demi Kenyamanan Duniawi
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Suasana pagi di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Selasa (1/4/2026), menjadi momen refleksi bagi umat yang mengikuti renungan yang disampaikan Pastor Pius Heljanan.
Dalam pesan rohaninya, ia mengajak umat untuk tetap setia dalam iman dan tidak tergoda oleh kenyamanan duniawi.
Dalam renungan tersebut, Pastor Pius mengangkat kisah pengkhianatan Yudas Iskariot sebagai peringatan bagi kehidupan umat masa kini.
Ia menegaskan bahwa meninggalkan nilai iman kerap berawal dari pilihan-pilihan kecil yang didorong oleh ambisi, ketakutan, maupun kepentingan pribadi.
“Celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan,” kutipnya, merujuk pada Injil Matius 26:14-25.
Menurutnya, tindakan Yudas yang menjual Yesus dengan 30 keping perak menjadi simbol dari sikap mengutamakan materi di atas iman.
Ia mengingatkan bahwa dalam kehidupan modern, godaan serupa masih terus hadir dalam berbagai bentuk.
“Ada anggota umat rela menukar imannya demi pangkat, jabatan, pasangan dan materi,” ujarnya.
Namun demikian, Pastor Pius menekankan bahwa kasih Yesus tidak pernah berubah, bahkan kepada mereka yang mengkhianati-Nya.
Ia menggambarkan bagaimana Yesus tetap duduk semeja dan melayani Yudas tanpa membalas dengan kebencian.
Pesan tersebut, menurutnya, menjadi teladan penting bagi umat untuk tidak membalas kejahatan dengan dendam, melainkan tetap mengedepankan kasih dan pengampunan.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar dalam kehidupan iman sering kali datang dari hal-hal yang tampak sederhana, seperti uang dan kenyamanan.
“Uang adalah ‘Yudas’ modern. Jangan karena uang, Yesus dikhianati,” tegasnya.
Di akhir refleksi, Pastor Pius mengajak umat untuk terus menjaga kesetiaan kepada Tuhan serta tidak mudah tergoda oleh berbagai tawaran duniawi.
Ia menegaskan bahwa pintu kasih selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin kembali.
“Yesus tetap membuka ruang perjamuan bagi kita, bila suatu saat kita mau kembali ke pelukan kasih-Nya,” tutupnya.(rls:ph/jk)