Ramadan
Ilustrasi: Pngtree/Arsiya Oganara
Sebuah Puisi oleh Arsiya Oganara*
Ramadan, perintah-Nya bermula pada tahun dua hijriyah penanggalan Arabia.
Ramadan bulan paling utama. Ramadan bulan paling mulia, dinanti setiap insani.
Pada malamnya turun kitab Al Qur’an, lailatul qodar lebih baik dari seribu bulan.
Al Furqon, pembeda antara hak dan batil, halal dan haram, perintah dan larangan.
Mengapa para hamba masih saja ingkar?
Dia Yang Maha Penyayang menambahkan pahala berlipat ganda.
Terangi malammu dengan Al-Qur’an. Sibukkan siangmu dengan amalan.
Mengapa para hamba masih saja dalam kegelapan malam?
Dia Yang Maha Pemurah menghapuskan segala dosa.
Bergegaslah perbaiki diri! Bertaubatlah tidak mengulangi larangan llahi.
Mengapa para hamba masih saja dalam kelalaian?
Kami rindu padamu Ramadan penuh berkah.
Ahlan wa sahlan Ramadan mubarok.
Bandar Lampung, 1 Maret 2025