Refleksi Pagi dari Lauran: Pastor Pius Heljanan, MSC Ajak Umat Menjadi Saluran Berkat
Oleh : joko
Pesan Pastor Pius Heljanan, MSC: Jadilah Saluran Berkat Lewat Hal Sederhana
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Kamis Pagi, 10 Juli 2025
Dari sudut selatan Kepulauan Tanimbar, tepatnya di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, suara lembut penuh makna terdengar dari sosok sederhana: Pastor Pius Heljanan, MSC, Kuasi Paroki yang dikenal dekat dengan umatnya.
Dalam renungan paginya, Pastor Pius mengangkat tema reflektif berjudul “Dirimu Diutus Meringankan Beban Hidup Sesama”.
“Kamu Telah Memperolehnya dengan Cuma-Cuma…”
Mengutip Injil Matius 10:7-15, Pastor Pius mengingatkan umat akan panggilan mendasar sebagai pengikut Kristus.
“Kalian telah memperoleh dengan cuma-cuma, maka berilah pula dengan cuma-cuma,” demikian ia membuka renungannya.
Bagi Pastor Pius, hidup, talenta, pangkat, jabatan, dan setiap berkat yang kita miliki bukan sekadar hak milik pribadi, melainkan anugerah Tuhan yang mesti dibagikan kepada sesama.
Menjadi Pembagi, Bukan Sekadar Penampung Berkat
Dalam nada penuh kasih, Pastor Pius menyentil sikap sebagian orang yang melupakan misi pewartaan.
“Dirimu bukan sekadar penampung anugerah, tetapi juga pembagi berkat dari Tuhan,” tegasnya.
Ia mengajak umat untuk tidak menunggu hal besar untuk bisa memberi. Hal kecil seperti sapaan hangat, senyum tulus, doa sederhana, dan empati dalam bentuk materi pun dapat menjadi jalan menghadirkan Yesus dalam hidup orang lain.
Hadir Membawa Damai: Wajah Kristus Ada Pada Setiap Tindakan Kasih
Pesan mendalam dari Pastor Pius menyentuh sisi kemanusiaan yang kerap terabaikan di tengah dunia yang serba cepat dan individualistis.
“Ketika hadirmu membuat sesama tersenyum, tertawa bahagia, dan hidup tenang; saat itulah engkau telah membawa Yesus hadir di tengah mereka,” ungkapnya dengan nada reflektif.
Sebagai saksi Kristus yang benar, umat diajak untuk menghadirkan cinta kasih melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.
Pesan Iman dari Tanimbar untuk Semua
Meski disampaikan dari pelosok Maluku, refleksi Pastor Pius menggema kuat, membawa pesan universal: Kita semua diutus, dan setiap orang dapat menjadi saluran kasih Allah di mana pun ia berada.
“Salam damai dan belarasa dari ku,
Pastor Pius Heljanan, MSC.”tandasnya menutup.