SENTUL SUATU PAGI
-Sajak
Oleh Pulo Lasman Simanjuntak
–
di tubuh sungai keruh
suatu pagi
tak ada gelisah
usai bersekutu dengan
tiang api dan tiang awan
sambil melontarkan kesaksian hidup
tentang retina mata yang cacat
kusapa alam sentul
udara lembut
terbang lewat pepohonan
bermandikan matahari
di sana kulihat
perempuan-perempuan bersayap
seperti turun dari surga
berenang di atas karang tegar
bernyanyi mazmur
bersama deburan air langka
tawanya pecah
mengalir sampai ke jantung
hati
para jejaka tua
mereka telah melewati
hari-hari sukacita
alangkah indah
bila pasangan pengantin seiman
melupakan seonggok waktu
penuh beban berat
lalu melangkah pasti
dengan kaki-kaki yang memanjang
menuju perjalanan
tak berpasir
di bawah atap kuat
rumah bebatuan
Sentul , Jabar, Minggu 27 Juli 2025