May 10, 2026

-Sajak

Oleh Pulo Lasman Simanjuntak

di tubuh sungai keruh
suatu pagi
tak ada gelisah

usai bersekutu dengan
tiang api dan tiang awan
sambil melontarkan kesaksian hidup
tentang retina mata yang cacat

kusapa alam sentul
udara lembut
terbang lewat pepohonan
bermandikan matahari

di sana kulihat
perempuan-perempuan bersayap
seperti turun dari surga

berenang di atas karang tegar
bernyanyi mazmur
bersama deburan air langka

tawanya pecah
mengalir sampai ke jantung
hati
para jejaka tua

mereka telah melewati
hari-hari sukacita
alangkah indah
bila pasangan pengantin seiman
melupakan seonggok waktu
penuh beban berat

lalu melangkah pasti
dengan kaki-kaki yang memanjang
menuju perjalanan
tak berpasir
di bawah atap kuat
rumah bebatuan

Sentul , Jabar, Minggu 27 Juli 2025