Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

SHALAT ITU BERAT KARENA YANG DIGERAKKAN UNTUK SHALAT BUKANLAH KAKI DAN TANGAN, MELAINKAN HATI

Essay, Bicara Dengan Penduduk Langit
Oleh Tb Mhd Arief Hendrawan

Langitbiru, Suaraanaknegerinews.com,– Mengapa jika untuk bekerja dari pagi hingga sore kita sanggup?,
Tapi untuk duduk di majelis ilmu beberapa menit saja kita merasa berat.

Mengapa jika untuk mendaki gunung tinggi dan berjalan berkilo-kilo kita kuat?,
Tapi untuk berjalan ke Masjid kita merasa lemah.

Mengapa jika untuk mengenakan hijab syar’i kita merasa panas dan enggan?,
Tapi untuk bermain dan berjemur di pantai seharian kita mampu lakukan.

Mengapa jika untuk menonton Film atau mantengi media online seharian kita mampu?,
Tapi untuk membaca Al Qur’an tiap 2 Juz selama 70 menit kita tak sanggup.

Mengapa jika untuk menerima pemberian dari orang lain berkali-kali kita mampu?,
Tapi untuk sedekah seminggu sekali saja kita merasa berat.

Sungguh begitu banyak kekuatan dan kemampuan selalu kita usahakan jika untuk urusan kesenangan dunia, namun entah mengapa tiba-tiba menjadi lemah dan malas ketika untuk urusan akhirat.

Itu karena sesungguhnya yang lemah bukan fisik kita, tapi hati kita…

Berkata Syumaith (Rahimahulloh) :

إن اللّٰه ﷻ جعل قوّة المؤمن في قلبه، ولم يجعلها في أعضائه؛ ألا ترَون أنّ الشيخ يكون ضعيفًا يصوم الهواجر، ويقوم الليل، والشابّ يعجز عن ذلك؟!

Sesungguhnya Allah Ta’ala menjadikan kekuatan seorang mukmin ada pada hatinya, tidak dianggota tubuhnya yang lain.

Tidakkah engkau menyaksikan seorang syaikh tua yang lemah fisik, tetapi kuat puasa disiang hari yang terik dan shalat malam sementara para pemuda tidak mampu melakukan itu semua.

Sebab itu saudara ku, sering-seringlah engkau memohon kepada Allah ﷻ untuk keteguhan Hati mu dalam ketaatan.

اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu. (HR. Muslim No. 2654)