Suara dari Waena: Mahasiswa Waropen Rindu Disapa Bupatinya
Jayapura, 31 Oktober 2025 — Di tengah semaraknya acara “Pesta Rakyat” yang digelar di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Jumat (31/10), muncul sebuah suara jujur dari kalangan mahasiswa Kabupaten Waropen di Jayapura. Suara itu datang dari seorang mahasiswa bermarga Awom yang menulis harapan sederhana melalui akun Facebook-nya, agar Bupati Waropen, Drs. F.X. Mote, M.Si, berkenan menyapa dan mendengar langsung para mahasiswa dari daerahnya yang sedang menempuh studi di kota ini.
Dalam unggahannya, mahasiswa tersebut menulis penuh rasa hormat dan harapan:
“Semoga dibaca Bupati Waropen.
Di momen perayaan pesta rakyat yang diadakan Gubernur Provinsi Papua di Kantor Gubernur Dok II dan dihadiri oleh bupati-bupati kabupaten/kota di Provinsi Papua, kiranya Bapak Bupati bisa mengunjungi ade-ade mahasiswa Waropen yang berasrama di Jalan Proyek Waena atau berjumpa dengan ade-ade mahasiswa di kota studi Jayapura.
Sehingga Bapak Bupati bisa dengar langsung keluhan dari mahasiswa, atau mahasiswa bisa dengar langsung kondisi daerah dari Bapak Bupati.”
https://www.facebook.com/groups/548903982369452/user/100090011853873/
Unggahan tersebut segera menarik perhatian banyak warganet, terutama sesama mahasiswa asal Waropen. Mereka menilai pesan itu mewakili kerinduan bersama untuk merasakan kehadiran pemimpin daerah di tengah perjuangan mereka menempuh pendidikan jauh dari kampung halaman.
Bagi mahasiswa, kunjungan seorang bupati merupakan bentuk kepedulian moral yang mampu menumbuhkan semangat dan rasa bangga terhadap daerah asal. Banyak dari mereka berharap, di sela kesibukan menghadiri acara pemerintahan, Bupati Drs. F.X. Mote,MSi dapat meluangkan waktu sejenak untuk berdialog langsung dengan mahasiswa Waropen di Jayapura.
“Bupati datang berarti kami diingat. Kami hanya ingin didengar, supaya tahu kondisi kami di asrama dan di kampus,” ujar seorang mahasiswa lainnya yang turut menanggapi unggahan tersebut.
Mahasiswa Waropen yang berasrama di kawasan Waena selama ini dikenal aktif dalam kegiatan akademik maupun sosial kemasyarakatan. Namun, mereka juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas asrama hingga kebutuhan pembinaan dari pemerintah daerah.
Di tengah suasana Pesta Rakyat yang dirayakan untuk menyambut gubernur dan wakil gubernur terpilih Provinsi Papua, suara kecil dari Waena ini menjadi pengingat bahwa semangat pembangunan juga hidup di antara generasi muda Waropen yang sedang belajar untuk kembali dan membangun tanah kelahirannya.
Mereka hanya ingin satu hal sederhana, agar Bapak Bupati Waropen datang mendengar dan menyapa mereka. (LS)