April 17, 2026

Tiga Siswa MAN Kota Sawahlunto Terpilih sebagai Pengibar Sang Saka Merah Putih di HUT RI ke-80

SAWAHLUNTO, 17 Agustus 2025 Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, cahaya kebanggaan membias dari Kota Sawahlunto, sebuah kota bersejarah yang tak pernah lelah melahirkan generasi unggul. Tahun 2025 ini dari 12 siswa MAN Kota Sawahlunto jadi anggota Paskibra Kota Sawahlunto, 3 siswa di antaranya dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto terpilih sebagai pasukan pengibar bendera, sebuah tugas yang bukan hanya penuh kehormatan, tapi juga sarat makna kebangsaan.

Di antara desir angin pagi yang membawa harum kemerdekaan, Muhammad Iqbal dan Sajidah Akbar, dua siswa terbaik MAN Kota Sawahlunto, berdiri gagah dalam balutan seragam putih suci. Di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto, mereka mengemban amanah luhur: mengibarkan Sang Saka Merah Putih di langit pagi tanggal 17 Agustus 2025.

Sementara itu, ketika mentari mulai condong ke barat dan cahaya senja menyapa bumi tambang ini dengan keemasan yang syahdu, tugas mulia itu dilanjutkan oleh Al Hadidus Shalihin. Ia mendapat kehormatan sebagai petugas penurunan bendera, menutup rangkaian upacara dengan khidmat dan penuh penghayatan—seolah mengguratkan harapan bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi terus diperjuangkan.

Pemilihan ketiganya bukanlah kebetulan. Mereka melewati serangkaian seleksi ketat, pelatihan disiplin tinggi, dan pembinaan karakter yang panjang. Di balik langkah tegap mereka, tersimpan dedikasi, kerja keras, dan doa yang tak pernah putus dari keluarga, guru, dan teman-teman sejawat.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro dalam keterangannya, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya tiga siswa tersebut. “Ini adalah bukti bahwa semangat juang tak pernah pudar di dada generasi muda kita. Iqbal, Sajidah, dan Hadid adalah wajah masa depan bangsa,” ujar Dafril mata berbinar.

Dan dalam langkah-langkah penuh irama para pengibar bendera itu, seakan terpatri satu pesan agung bahwa kemerdekaan adalah amanah, dan generasi muda adalah penjaga setianya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-80.

Jayalah Indonesiaku, dari Kota Sawahlunto untuk Ibu Pertiwi.

 

KONTRIBUTOR : NOFRI HENDRA

EDITOR : DTB