April 17, 2026

Oleh Anto Narasoma

aku terpana dalam
lancip mata cintamu
tatkala kemerahan senja
mewarnai wajahmu, kekasih

lama kupendam
segala rasa,
ketika debaran ini
kuungkap lewat
secarik kalimat
yang merekah
di antara bungabunga
di dadamu

biarlah,
kita terpisah di antara
tanah tempat kita berpijak, namun
tunas yang kau tanam
mekar dan wangi
seharum rinduku

aku terpana
setelah menatap wajahmu lewat sepotong
rindu yang terkulai
setelah menyebut namamu

o kapan kepakmu
terbang dari wilayah
ke wilayah cinta kita,
kekasih?

Palembang, .
05 November 2023

SURAT CINTA

lama sejarahmu mengalir
ke dalam rindu di surat ini

seperti air menggenang
di dalam kejernihan laut
yang membentur perasaan, setelah kita
bercumbu di dalam surat
pertama

pada tiap baris,
kau kisahkan katakata
dalam kalimat panjang
tentang daya ucap cinta

o surat itu memang mewakili hatimu-hatiku
ketika cinta datang tanpa permisi

sebab
setiap langkah
yang kau tulis,
tak mampu menyembunyikan kerinduan di antara pecahan suku kata

maka kuputuskan;
tulisan ini kuungkap
setelah kata cinta itu
hilang dari daya ungkap
yang tak mampu melewati kejujuran hatiku

Palembang,
19 November 2023

CINTAKU, CINTAMU

di kotamu,
aku sendiri. air laut
yang menggenang,
mengapungkan rinduku
dari alunan lagu delillah
di atas perahu ini

dari dinding gedung
memanjang ke hulu
cintaku, menggetarkan
senyummu yang kuyub
dan basah di atas perahu ini

lalu,
kupeluk rinduku
setelah bibirmu ranum
dan bertaut pada cintaku
yang tertatih jauh tak bertepi

o kapan kita bertaut
di dalam rinduku dan rindumu, kekasih?

Palembang,
15 November 2023