MANUSIA YANG MASIH MENCINTAI BANGSA”: Kumpulan Puisi (Editor: Leni Marlina)
/1/ MANUSIA YANG MASIH MENCINTAI BANGSA Puisi: Leni Marlina ☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆ Kami masih manusia— yang memungut pagi dari reruntuhan mimpi, menyeruput...
/1/ MANUSIA YANG MASIH MENCINTAI BANGSA Puisi: Leni Marlina ☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆ Kami masih manusia— yang memungut pagi dari reruntuhan mimpi, menyeruput...
anto narasoma - hanya kopi, katamu hitam dengan percikan gula di dalam didihan air yang membawa matamu menatap dunia lewat...
Puisi Bambang Oeban - di layar gelap yang meronta, Juminten duduk di antara riuh sorak gila rambutnya kusut seperti naskah...
Oleh Anto Narasoma - aku terpana dalam lancip mata cintamu tatkala kemerahan senja mewarnai wajahmu, kekasih lama kupendam segala rasa,...
oleh Luhur Susilo - Alumnus IKIP Negeri Yogyakarta 1995 dan Pengurus Satupena Blora - Kabut dini hari menggulung jalan setapak...
yusuf achmad (more…)
Era Nurza - Rintik hujan menari di udara, jatuh perlahan di atas aspal yang berkilau diterpa lampu-lampu kota. Bukit Bintang...
Bambang Oeban - Kami generasi masa lalu yang menari, berteriak, dan menangis di panggung teater kami menyusun cahaya dalam bingkai...
RESENSI LUKISAN ANNA KEIKO Oleh: Rizal Tanjung - Dalam lembar kanvas yang penuh letupan warna dan percakapan tubuh yang bergidik...
Puisi Anto Narasoma - kau tinggalkan permainan dalam hari-hari panjang. lalu kau pun emosi ketika skenario itu marah-marah di antara...