April 17, 2026

DAMAI SEJAHTERA DAN  ROH KUDUS

MINGGU 27/4/2025
Minggu Paskah II (P)
Minggu Kerahiman Ilahi
– Kisah Para Rasul 5:12-16
– Wahyu 1:9-11a.12-13.17-19
– Yohanes 20:19-31

Ketika para murid bersembunyi di ruang tertutup karena takut kepada orang Yahudi, Yesus menampakkan diri & berkata: “Damai Sejahtera Bagi Kamu & menghembusi mereka dengan Roh Kudus” Apa maksudnya?

Saudari – saudara terkasih.
1). Yesus tidak datang ke dunia untuk menimbulkan peperangan di antara manusia, tetapi untuk membawa damai sejahtera.

2). Tetapi hidup yang penuh damai sejahtera hanya bisa terjadi bila orang hidup menurut Roh, bukan hidup menurut daging (baca: Galatia 5:19-23).

3). Siapa beriman & melaksanakan firman-Nya, maka yang terjadi adalah damai sejahtera. Damai itu soal kesadaran hati & iman untuk menciptakan hidup bersama dengan baik, benar & selamat.

Tomas tak ada waktu Yesus menjumpai para murid-Nya, karena itu ia berkata bahwa ia hanya akan percaya setelah melihat langsung dengan matanya sendiri. Apakah Tomas tidak percaya?

Tomas percaya akan kebangkitan, tetapi ia ragu dengan kata-kata para murid lain yang berkata telah bertemu Yesus. Ia bukan tidak percaya Yesus, sendiri ia tidak percaya teman-temannya.

Tomas juga ingin mengalami kebangkitan Yesus secara pribadi agar kesaksiannya pasti. Orang akan lebih tersentuh bila berita yang disampaikan berdasarkan pengalaman pribadi. Kalau cerita dari mulut ke mulut itu bisa menimbulkan keraguan.

Jawaban Tomas ketika bertemu Yesus: “Ya Tuhanku & Allahku” menjadi dasar iman kuat yang mendorongnya membawa warta iman kebangkitan hingga kematiannya sebagai martir di Chennai – India. Iman berbuah dalam kehidupan pribadi. Amin.

P. Felix Amias MSC
Biara MSC Merauke
Propinsi Papua Selatan
Sunday, April 27, 2025