April 17, 2026

Karya : Afiqa Carissa Makmur

Ibu Pertiwi, dengarkan bisik hati yang resah,
Kami, anakmu, pewaris yang berdiri di persimpangan.
Melihat layar berita, hanya bara api yang menyala,
Bukan suluh harapan, tapi jeritan di jalanan.

Kata telah kehilangan maknanya yang mulia,
Berubah menjadi batu yang dilempar penuh amarah.
Di setiap sudut kota, kekacauan mencipta luka,
Mengoyak tenun persatuan yang kau jahit dengan susah payah.

Kami melihat asa terperangkap dalam asap tebal,
Ketika mimbar keadilan tenggelam oleh riuh anarkis.
Lalu, bagaimana kami akan mewarisi martabat ini?
Jika fondasi yang ada terus digerus oleh sinisme yang bengis.

Kami ingin mimbar aspirasi yang bermartabat,
Bukan arena bentrokan yang merenggut damai.
Kembalikan harmoni pada nada sumbang di ibu kota,
Agar kami, tunas bangsa, dapat menanam benih kejayaan tanpa takut.

Padang , 1 Oktober 2025