Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Gebyar Pantun ASEAN 2026: Literasi Minang dan Pesona Wisata Sumbar Siap Mendunia!

Eka Teresia

PADANG, 16 Januari 2026 – Sumatera Barat (Sumbar) akan menjadi tuan rumah hajatan sastra akbar tingkat regional, Festival Literasi Pantun ASEAN 2026. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 16 dan 17 Januari 2026 ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Sipp Publishing dan Penyala Literasi Sumbar yang tidak hanya bertujuan memajukan gairah literasi di Ranah Minang, tetapi juga sekaligus mempromosikan keindahan pariwisata Sumatera Barat ke kancah internasional.

Festival ini diproyeksikan akan menarik perhatian ribuan pencinta pantun. Direktur Sipp Publishing, Indra, menyatakan antusiasmenya yang tinggi. “Kami memperkirakan peserta penulis pantun yang terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan festival ini bisa mencapai 6.000 peserta lebih,” ujar Indra. Jumlah ini mencerminkan tingginya minat sastrawan, penuqlis Indonesia, dan juga para sastrawan dari negara-negara ASEAN terhadap salah satu bentuk puisi lama Melayu yang khas ini.

Ketua Penyala Literasi Sumbar, Eka Teresia, S.Pd., menyambut hangat tawaran kerjasama ini, melihatnya sebagai momentum emas bagi perkembangan literasi dan kebudayaan lokal. “Ini adalah kesempatan luar biasa. Selain mengangkat martabat pantun sebagai warisan budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak langsung pada pengenalan destinasi wisata unggulan Sumbar kepada para peserta dari berbagai negara dan daerah,” jelas Eka Teresia.

Pemilihan Sumatera Barat sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan kuat. Sumbar terkenal dengan alamnya yang memukau,jelajah literasi di mulai dari Padang Panjang ,Bukit tinggi yang terkenal dengan jam ,gadang, dan ngarai Sianok hingga keindahan istana Pagaruyung dan Desa terindah Pariangan Keunikan lanskap alam ini dianggap sangat ideal untuk mendukung konsep ‘Jelajah Literasi’ yang akan menjadi bagian dari rangkaian festival. Para peserta akan diajak tidak hanya berdiskusi dan berkarya, tetapi juga menikmati pesona alam yang dapat menjadi sumber inspirasi tak terbatas.

Kegiatan akbar ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dukungan tersebut datang dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumbar,Jumaidi S.Pd,M.Pd serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Habibul Fuadi S.Pd,M.Si menegaskan komitmen Pemprov dalam menjadikan literasi sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

Festival Literasi Pantun ASEAN 2026 diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat hubungan budaya antarnegara ASEAN melalui karya sastra. Lebih dari sekadar ajang berkumpul, festival ini menjadi platform penting untuk memamerkan kekayaan budaya Minangkabau dan memastikan pantun terus hidup, berkembang, serta dikenal luas oleh generasi mendatang. Sumbar bersiap menyambut ribuan delegasi literasi dan menunjukkan keramahan serta keindahan pariwisata Sumbar .