April 18, 2026

Oleh Petrus Peter Saiya (Ayah Baruch)

(Sebuah Cerita komedi Tentang Ilmu Gaib, Cinta, dan Kumis Sebelah)

Di sebuah kota kecil bernama Ngawur Jaya, tinggallah seorang pemuda eksentrik bernama Maku Suryo. Ia bukan sembarang pemuda. Ia memiliki kelebihan unik yang membuat orang segan sekaligus bingung: kumisnya hanya tumbuh di sebelah kiri. Tapi bukan itu saja yang membuat Maku terkenal. Ia dikenal sebagai ahli ilmu gaib lulusan Cekolah Tinggi Ilmu Ramal dan ilmu yang dapat Melihat Masa Depan, tempat kuliah gaib paling hits se-Kecamatan (dan satu-satunya juga, sih).

Teman-temannya sering berkata,
“Maku itu sakti! Bisa bedain mana yang asli dan palsu! Dari bulu mata sampai bulu… eh, ya pokoknya semua bulu palsu dia tahu!” sampai bulu hidungpun, maku tahu.

Ia telah memecahkan banyak misteri: membongkar penyulap yang memakai benang pancing, membuktikan bahwa tetangganya yang katanya hantu ternyata cuma mertua yang belum mandi, bahkan pernah membongkar alis tetangga sebelah yang digambar pakai spidol putihboard.

Namun, semuanya berubah ketika suatu malam Maku bermimpi. Dalam mimpi itu, datanglah seorang kakek berjubah putih dan berjenggot sampai ubin yang berkata:

“Maku… istrimu… bukan perempuan… dia adalah… lelaki yang menyamar…”

Maku terbangun, keringat dingin bercucuran seperti AC bocor.
“Astaga, wahyu ini pasti nyata!” gumamnya.

Tanpa pikir panjang, Maku langsung membuat postingan viral di Facebook:

“TERNYATA ISTRIKU SEORANG LAKI-LAKI!
Aku, Maku Suryo, ahli ilmu gaib bersertifikat, telah mendapatkan mimpi dari kakek berjenggot! Masyarakat waspadalah terhadap wanita palsu!”

Warganet pun gempar. Dunia persilatan geger. Dunia gaib gelisah. Dunia Tok tok trending. Dunia nyata jadi parno. Bahkan Grup WA RT 07 penuh dengan stiker “Hah? Seriusan?”

Koba, istrinya yang sabar, tersinggung bukan main.

“Mas, aku ini cewek tulen. Nih liat akta lahirku, KTP-ku, bahkan waktu lomba masak RT aku yang menang, bukan Mas Doni!”
Namun Maku bersikeras.

“Wahyu ga bisa dilawan, Dik! Ini bukan soal dokumen, ini soal vibrasi!”

Akhirnya, mereka pisah ranjang, pisah nasi uduk, bahkan pisah password Netflix.

Kasus ini makin membesar, hingga membuat pihak berwajib turun tangan, turun kaki, dan turun gunung.
Dikirimlah tim investigasi khusus beranggotakan:

Ahli alis nasional,

Ahli suara yang biasa nonton Indonesian Idol,

Ahli sosiologi lulusan semester tiga, dan

Ahli keaslian wajah dari Instagram.

Ahli bulu hidung

Setelah melewati berbagai proses yang sangat ilmiah seperti klarifikasi, investigasi, urbanisasi, hingga kajianisasi, kesimpulan pun diumumkan secara live streaming:
“Koba adalah wanita tulen. Maku telah menuduh tanpa dasar. Tuduhan ini tergolong hoaks dan mencemarkan nama baik!”

Maku terdiam. Tapi publik tidak.
Dari belakang ruang sidang, terdengar suara keras:

“KALO DIA MASUK PENJARA, PASTIKAN JERUJINYA ASLI YA, BUKAN PALSU!”

Seluruh ruangan tertawa. Bahkan hakim pun menunduk menahan ngakak.

Maku pun dijatuhi hukuman atas pelanggaran UU ITE, khususnya menyebarkan berita bohong dan pencemaran nama baik. Saat ia digiring ke tahanan, kumis sebelahnya tampak berkibar tertiup angin AC ruang sidang.

Pesan Moral Cerita Ini:

1. Jangan terlalu percaya mimpi, apalagi kalau mimpinya dikasih sama kakek berjubah yang belum tentu punya akun BPJS.
2. Verifikasi dulu sebelum beraksi. Jangan asal nuduh cuma karena “vibrasi”.
3. Kumis sebelah bukan tanda sakti. Bisa jadi cuma tanda kehabisan krim penumbuh bulu.
4. Jangan pernah meremehkan kekuatan jeruji asli—apalagi kalau kau menyebar hoaks di negeri demokrasi.

Ini hanyalah cerita fiksi belaka dan tidak ada hubungan dengan orang orang tertentu.

kalau anda bahagia itu tandanya, anda telah membaca tulisan ini, bagikan tulisan ini, kepada temanmu, supaya mereka bisa bahagia juga

By. Ayah Baruck
#bangkitlahgenerasimudamaluku
#motivasimaluku
#suksestanpamabo
#nyongambonpunyacarita