April 18, 2026
noak

Daniel Rumanasen (kedua dari kanan) dan Noak Krey, S.Pd (paling kanan) Terpilih Sebagai Pimpinan DPRD Sementara DPRD Biak Numfor Periode 2024-2029)

 

Oleh: Paulus Laratmae

Noak Krey seorang guru dan dosen di kalangan para pendidik yang tidak kenal lelah mengajar walau pun menjadi anggota lembaga terhormat sebagai wakil rakyat. Anak muda enerjik mengawali kariernya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Supiori dari sebelumnya menjadi anggota biasa di tengah senior-senior yang memiliki jam terbang tinggi sebagai politisi.

Daniel Rumanasen didampingi Noak Krey, S.Pd menerima Palu Pimpinan DPRD Biak Numfor dari Ketua DPRD lama Milka Rumaropen

Berlatar-belakang pendidikan mumpuni, fenomena kekurangan guru di daerah terpencil mendorongnya selain tugas utamanya di “Lembaga Terhormat” tidak mengurangi semangatnya mengajar para mahasiswanya dengan harus menempuh perjalanan dari Kabupaten Supiori ke Biak Numfor mengejar waktu mengajar sesuai jam yang diwajibkan.

Bersama sahabat karibnya, Budi Santoso,  alumni Universitas Satya Wacana dan Universitas Indonesia, mereka selalu hadir di kampus untuk mengajar sejak tahun 2005 di  kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Sekolah Tinggi Agama Kristen Noseni.

Menjadi dosen, tidak menuntut dibayar gajinya oleh pihak Yayasan. Pengabdian luhurnya tanpa pamrih 19 tahun lalu, kini berbuah manis. Sebagian besar hasil didikan Noak Krey kini telah mengabdi sebagai guru di tengah-tengah masyarakat di kampung-kampung terpencil dari mimpinya melihat rakyat termarginal harus mendapatkan pendidikan yang layak.

Hari Kamis, 24 Oktober 2024, Noak Krey menelpon saya katanya, “Kaka Paul… Jangan lupa datang tepat jam 11.00 Waktu Papua  di Tikungan Mandow.”

Tikungan Mandow adalah sebuah istilah bagi masyarakat Biak Numfor Provinsi Papua terhadap rumah rakyat atau Gedung DPRD bagi para Anggota DPRD terpilih yang setiap harinya bekerja bagi rakyat yang memilih mereka.

Demi menepati janji, saya pun bergegas menuju rumah rakyat menyaksiskan seorang adik Noak Krey dilantik menjadi Anggota DPRD Biak Numfor Periode 2024-2029.

Melihatnya duduk di hadapan Anggota DPRD lama dan DPRD  yang baru saja dilantik, ternyata Noak sapaan akrabnya, terpilih menjadi salah satu pimpinan sementara.

Pengabdian mengajar dan mendidik tanpa harus dibayar gajinya, ketenangan dalam menghadapi badai hidupnya, Noak tetap bersandar pada khusuk doanya pada Tuhan.

Didampingi sang isteri yang seorang dokter berjejer para Anggota Dewan Yang Terhormat mendapatkan ucapan selamat dari Forkompimda dan Pimpinan Satuan Perangkat Daerah, keluarga dan Masyarakat yang datang.

Dalam pelukan hangatnya, rasa haru dan bangga pada prestasi yang digapai seorang Noak Krey yang dengan penuh kerendahan hatinya, merasakan perjuangan menggapai prestasi di Lembaga Terhormat menguras peluh dan air mata.

Kini rumah rakyat menjadi tempat ia harus bergumul dengan persoalan rakyat dalam dan melalui kebijakan formal yang dihasilkan dari Keputusan Politik 25 Anggota Dewan Yang Terhormat lima tahun ke depan, Selamat berkarya bagi rakyat Biak Numfor, Tuhan Sertamu.