RANTING YANG KERING AKAN DIBAKAR
Tadi pagi saya misa di kapel biara MSC (05.30 – 05.55 WIT) bersama anak-anak Panti Asuhan Amam Bekai Chevalier (semua anak-anak asli Papua), milik Tarekat MSC di Merauke. Berikut ini dibagikan apa yang saya sampaikan dalam renungan.
Anak-anak terkasih, halaman kita ini banyak pohon mangga. Kalau pada musim mangga maka kita akan lebih suka melihat pohon yang banyak buahnya. Sedangkan yang kurang buah atau yang tidak berbuah itu tidak menarik. Malah yang tidak berbuah itu kita lebih suka potong & buang.
Yesus bersabda melalui Injil hari ini: “Akulah pokok anggur & kamu rantingnya. Tiap ranting yang tidak berbuah akan dipotong, sedangkan yang berbuah akan dibersihkan supaya lebih banyak buahnya… kamu tidak akan berbuah kalau tidak tinggal di dalam Aku” (baca: Yohanes 15:1-8).
1). Tentu yang dimaksud adalah kita orang beriman & buah adalah semua perilaku baik yang dibutuhkan manusia. Hanya orang-orang yang hidup menurut Firman & Ikut teladan Yesus dapat hasilkan buah-buah kebaikan: cinta kasih, pengampunan, solider, persaudaraan, damai, sukacita dan segala kebaikan lainnya.
2). Sedangkan orang beriman yang tidak menuruti Firman & tidak ikut teladan Yesus, tidak akan menghasilkan kebaikan. Tetapi justru menghasilkan perilaku jahat: dendam, marah orang, kata-kata kotor yang merendahkan, kemabokan, berkelahi, mencederai orang lain & segala perilaku jahat lainnya. Ini adalah ranting yang tidak berbuah & Yesus bilang akan dipotong & dibuang ke dalam api.
Silahkan pilih nomor 1 atau nomor 2. Kalau saya memilih nomor satu, karena saya percaya bahwa Firman Tuhan itu ajaran tentang hidup baik & hidup yang benar. Bukan hanya baik untuk diri sendiri, tetapi juga baik bagi semua orang. Kita beriman untuk menjadi orang baik, kita tidak beriman untuk menjadi orang jahat. Tuhan memberkati. Amin.
P. Felix Amias MSC
Biara MSC Merauke
Propinsi Papua Selatan
Wednesday, May 21, 2025