“Kereta Hujan dan Perempuan yang Menanti”
Oleh: Rizal Tanjung - Di peron waktu yang basah oleh elegi, hujan turun seperti puisi yang tak pernah selesai ditulis...
Oleh: Rizal Tanjung - Di peron waktu yang basah oleh elegi, hujan turun seperti puisi yang tak pernah selesai ditulis...
Oleh: Rizal Tanjung --- Di zaman yang dihantam kekacauan digital dan narasi cepat saji, puisi—medium paling purba dari perenungan manusia—mengalami...
Esai Oleh Danny Damara ------------ Puisi lebih dari sekadar kata-kata yang dirangkai; ia adalah bahasa jiwa. Puisi menjangkau sudut-sudut...
Oleh: Rizal Tanjung - Di tengah peradaban yang kacau dan kompas estetika yang kabur, puisi saat ini berdiri gemetar di...
Oleh: Key Kumbara Jiwa - Aku pernah mencoba mencacimu dengan sisa amarah, menyebut namamu seperti kutukan yang diludah keluar dari...
Oleh: Rizal Tanjung - > Di Gaza, darah mengalir deras ke bumi. Di dadaku, darah tetap diam—tetapi tidak pernah membeku....
Esai Oleh Raudhatul Aini Adawiyah - Puisi telah lama menjadi sarana yang ampuh untuk mengungkapkan perasaan, pikiran, dan ide. Melalui...
(A Romantic Satire on Power and the Colonization of Humanity) By: Anna Keiko - In October’s haze of dust and...
(Sebuah Satire Romantis tentang Kekuasaan dan Kolonisasi Kemanusiaan) Oleh: Anna Keiko Terjemahan: Rizal Tanjung - Dalam kabut Oktober yang penuh...
Laporan Lasman Simanjuntak - JAKARTA- Suara Anak Negeri News.Com| Horja Bius bersama Mogan Pasaribu dan Moctavianus Masheka Siregar akan tampil...