Bayangan yang Merindu
Oleh: Rizal Tanjung - Di dalam lukisan yang tak bernama, kulihat engkau, wahai puan dari langit senja, berbalut sutra merah...
Oleh: Rizal Tanjung - Di dalam lukisan yang tak bernama, kulihat engkau, wahai puan dari langit senja, berbalut sutra merah...
Oleh: Rizal Tanjung - Di wajahmu, kulihat musim semi yang abadi, Lembut bak kelopak bunga, perlahan jatuh dalam hening. Alismu,...
Oleh: Rizal Tanjung - (lampu temaram, suara perlahan) Di tanah yang katanya bernama... Logika— akal... hanya jadi artefak. Dipajang rapi,...
Oleh: Rizal Tanjung - Di tengah dunia yang porak-poranda oleh konflik, krisis kemanusiaan, dan kegelisahan global, seni kembali menunjukkan kekuatannya...
Oleh: Rizal Tanjung - Kekasih yang tak pernah kupeluk, namamu adalah bisik di antara guguran embun, mengalir lirih dalam senandung...
Novel Satire tentang Pikiran, Filsafat, dan Kekacauan Gagasan Oleh: Rizal Tanjung - Di suatu dimensi yang tidak dikenal oleh ruang...
Cerpen: Rizal Tanjung - I LOGICONIA: DI BALIK BAYANG AKAL Langit di atas Logiconia tidak pernah biru—ia berwarna teka-teki. Negeri...
Cerpen: Rizal Tanjung - I "Sebuah Hikayat Hutan yang Tak Pernah Damai" Di suatu pagi yang cerah tapi tidak terlalu...
(Balada puitis tentang Lelemuku) Oleh: Rizal Tanjung - Angin berbisik lirih di balik jendela senja, menyusupkan rindu dari pelupuk langit...
Oleh: Rizal Tanjung - Mey Day, Mey Day— katanya ini hari kau bersorak, tapi apa yang kau terima selain gema...